Menu

Meski di Bully, Bekasi Tetap ‘Primadona’

nobanner

bekasiMedia sosial kali ini menyasar Bekasi yang sempat masuk dalam trending topic selama sepekan belakangan. Nama kota industri ini melejit bukan karena prestasinya, melainkan kekurangan yang dirasakan oleh para netizen.

Selain postingan twitt, berbagai ‘meme komik’ (gambar) turut meramaikan Twitter. Berbagai celaan mulai dari kemacetan, jalan rusak, panas, berdebu, hingga bau sampah menjadi alasan netizen membahas kota yang dipimpin oleh Wali Kota Rahmat Effendi.

Meskipun Bekasi menjadi bahan bully, uniknya hal ini tidak menurunkan minat pada investor properti untuk membangun perumahan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Eddy Hussy. Baginya Bekasi tetap menjadi ‘primadona’ di kalangan investor properti. Kelebihan yang mendukung antara lain, lokasi yang dekat dengan Jakarta dan fasilitas yang cukup lengkap mulai dari mall, rumah sakit dan sekolah.

Dilansir dari Liputan6.com (14/10) Eddy mengatakan bahwa, “Incaran pengusaha properti itu sekarang di Bekasi, Tangerang, dan Cikarang. Tiga lokasi itu yang sekarang bertumbuh.” Dia juga memastikan bahwa pembangunan properti di Bekasi akan terus mengalami peningkatan untuk menjawab animo masyarakat dalam membeli rumah.

Menurutnya, bully oleh netizen ini tidak akan mungkin terjadi bila pembangunan infrakstruktur seimbang dengan pertumbuhannya. Eddy juga menjelaskan bahwa kemacetan yang terjadi di Bekasi akibat dari kepadatan penduduk yang tidak sejalan dengan pembangunan infrastruktur yang benar. Hal inilah yang harus segera di perhatikan oleh pemerintah daerah.

Meskipun begitu, Bekasi merupakan kota yang memiliki potensi pengembangan ekonomi yang tinggi. Meningkatnya bisnis properti membuktikan bahwa kota tersebut layak dikatakan sebagai kota penyangga DKI Jakarta.

Sumber : Kompas/Liputan6.com by tk

Comments

comments